Tips

Jadi Negara Paling Bahagia, Yuk Tiru Pola Mengasuh Anak Ala Skandinavia

Time to read: 4 menit

Setiap orang tua pasti memiliki gaya pola asuhnya masing-masing dalam mendidik anak, tidak terkecuali Moms. Selain keluarga, pola asuh ternyata juga dipengaruhi oleh lingkungan tempat tinggal lho, Moms.

Memang sebagai orang tua, terlebih lagi orang tua baru, perlu banyak belajar untuk beradaptasi dengan peran barunya ini. Banyak sumber bacaan mengenai parenting yang bisa Moms tiru untuk kemudian diterapkan pada Si Kecil.

Selain itu, ada negara yang katanya memiliki gaya parenting paling baik, yaitu Skandinavia. Ya, orang tua di Skandinavia memiliki caranya sendiri dalam mendidik anak.

Skandinavia terletak di semenanjung dibagian paling utara benua Eropa. Kawasannya sendiri terdiri dari negara Swedia, Denmark, Finlandia, dan Norwegia. Dilansir dari World Happiness Report, pada tahun 2018 negara-negara tersebut menjadi negara yang paling bahagia.

Kira-kira pola asuh seperti apa ya yang diterapkan orang tua di Skandinavia?

Berikut adalah 7 pola asuh yang biasanya diterapkan oleh orang tua di Skandinavia :

1. Kotor bukan masalah

Anak bermain tanah, berguling di lumpur atau melompat di genangan air merupakan hal yang dihindari para orang tua. Orang tua cenderung melarang anak-anaknya bermain kotoran karena dianggap kotor dan dapat membawa penyakit.

Berbeda dengan anak-anak di Skandinavia, orang tua mereka malah membebaskan anak-anaknya untuk bebas bermain. Kotor dianggap dapat meningkatkan imunitas secara alami, juga dapat membuat anak-anak merasa bahagia.
 

2. Freelutsliv

Freelutsiv memiliki arti "hidup dialam terbuka". Orang tua di Skandinavia sudah membiasakan sejak dini anak-anak mereka untuk mencintai alam. Alam terbuka menjadi media untuk anak-anak belajar ketimbang bermain gadget atau menonton TV dirumah selama berjam-jam.
 

3. Tidak buru buru menyekolahkan anak dari usia dini

Anak-anak di Skandinavia tidak wajib mendapatkan pendidikan formal hingga usianya mencapai 6 atau 7 tahun.

Melansir dari Parenting.co.id, pada tahun-tahun pertamanya, orang tua mengharapkan anak-anak untuk menghabiskan waktunya untuk bermain. Orang tua dan guru prasekolah sepakat bahwa anak akan belajar saat mereka siap untuk belajar. Tidak ada tekanan atau paksaan untuk mereka belajar lebih dini.
 

4. Pulang sekolah adalah waktunya bermain

Setelah jam pulang sekolah adalah waktunya anak untuk bebas melakukan apa saja. Anak bebas bermain ditaman, bersepeda atau memanjat pohon.

Selama disekolah, anak sudah menjalankan kewajibannya untuk belajar. Maka ketika sudah waktunya pulang, anak tidak lagi dibebankan untuk terus belajar. Jadi, kalau sehabis pulang sekolah Moms mejadwalkan Si Kecil untuk les lagi, sebaiknya Moms pikirkan kembali.
 

5. Tidak ada hukuman fisik

Memberikan hukuman bertujuan untuk mendisiplinkan anak, namun hukuman tidak harus berupa hukuman fisik. Swedia menjadi negara pertama yang melarang hukuman fisik sejak tahun 1979, yang kemudian disusul oleh Finlandia dan Norwegia
 

6. Tidak membedakan gender

Anak perempuan dan laki-laki tidak ada yang medapat perlakuan spesial, semuanya diperlakukan sama. Budaya seperti mengumumkan jenis kelamin bayi jauh-jauh hari juga tidak ada disini, malah jenis kelamin mereka baru diketahui setelah mereka lahir.
 

7. Anak diajarkan untuk mandiri dan bertanggung jawab

Sejak kecil, anak-anak di Skandinavia diajarkan untuk mandiri, seperti berangkat sekolah sendiri tanpa diantar orang tua atau menggunakan perkakas betulan (gunting, palu, dsb) untuk membuat suatu karya. Bahkan ketika anak berusia 9-10 tahun, mereka diminta untuk bepergian sendiri. Ini bertujuan untuk mengajarkan mereka bagaimana untuk menimbang risiko dan mengambil keputusan.

Dalam mengajarkan Si Kecil agar mandiri, mungkin cara ini bisa diterapkan. Namun kembali lagi, tiap negara memiliki tingkat keamananannya masing-masing. Maka Moms harus cermat dalam mengeksekusi hal seperti apa untuk mengajarkan kemandirian pada Si Kecil.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Jasa Perawat Bayi Baru Lahir Oleh Bidan di Rumah | Home Care Baby

Pasca melahirkan, Moms belum bisa beraktivitas sebagaimana biasanya. Untuk urusan Si Kecil, tidak ada salahnya jika Moms coba mencari bantuan tambahan seperti layanan homecare yang khusus merawat bayi baru lahir.

Fakta Ilmiah Dibalik Bau Badan Bayi Yang Enak dan Khas

Setuju gak si Moms kalau bayi baru lahir itu punya bau yang enak dan khas banget? Dan bukan hanya Moms saja yang suka menciumnya, tapi setiap orang yang melihat Si Kecil pasti langsung refleks ingin menciumnya juga. Hal ini membuktikan bahwa semua orang memang menyukai aroma khas bayi, tapi Moms tau gak sih apa penyebabnya? Biar Moms gak penasaran, mari simak penjelasan berikut ini.

The Best Nanny & Governess Agency in Indonesia (Jakarta & Bali) | Babysitter, Au Pair & Child Care (Baby Newborn) Specialist

Nowadays, everything is easy, including finding a trusted childminder. To get the best experience, you can visit www.nannycare.id which provides services ranging from babysitters to toddlers, school-age children, and newborns in one place. Practical isn't it?

Moms, Ini Dia Pentingya Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Si Kecil

Menyikat gigi merupakan kebiasaan baik yang harus Moms ajarkan sejak dini pada Si Kecil. Semakin dini Moms mengenalkannya, maka Si Kecil akan terbiasa dan memiliki kesadaran untuk menjaga giginya tetap bersih sepanjang hidupnya. Tapi, pada usia berapa sebaiknya Si Kecil mulai menyikat gigi?

6 Hadiah yang Bisa Diberikan Kepada Si Kecil Saat Imlek

Imlek tahun ini, Si Kecil pasti sudah tidak sabar kan menerima hadiah dari Moms. Nah, jika sekarang Moms masih bingung mau memberikan apa untuk Si Kecil, berikut 6 hadiah yang direkomendasikan Nanny Care ID untuk diberikan kepada Si Kecil saat perayaan Imlek.