Tips

Begini Cara Merayakan Imlek Bersama Anak di Masa Pandemi Virus Corona

Time to read: 3 menit

Mendekati perayaan Imlek yang jatuh pada 12 Februari nanti, rasanya akan terasa berbeda dengan perayaan Imlek pada tahun sebelumnya.

Karena masih dalam kondisi Pandemi, pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan perayaan Imlek di rumah saja atau secara virtual, guna mencegah potensi penyebaran Virus Corona (Covid19) semakin meluas.

Perayaan Imlek prinsipnya adalah mengungkapkan rasa syukur kepada tuhan dengan memanjatkan doa serta harapan agar tahun yang baru ini dapat mendatangkan banyak rezeki yang melimpah.

Tanpa mengurangi makna Imlek itu sendiri, Moms tetap dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita bersama keluarga dirumah lho. Yuk Moms, cek keseruan apa saja yang bisa lakukan bersama keluarga dirumah!

1. Mendekor rumah dengan nuansa merah dan emas

Untuk membangkitkan semangat Imlek, rumah tetap harus di dekor dengan berbagai pernak pernik khas Imlek, Moms.

Imlek erat kaitannya dengan warna merah dan emas. Bukan tanpa alasan dua warna ini menjadi warna yang menghiasi berbagai ornamen Imlek.

Warna merah dilambangkan sebagai kegembiraan, keberhasilan, serta kesejahteraan. Sedangkan warna emas melambangkan keberuntungan.

Warna merah dan emas banyak ditemukan pada dekorasi dinding dan juga hiasan meja. Ornamen seperti lampion, gantungan barongsai, angpao, dan pohon mei hua juga ikut sebagai dekorasi khas Imlek yang tidak boleh ketinggalan.

2. Memakai pakaian warna merah

Tidak ketinggalan juga untuk memakai atribut berwarna merah saat merayakan Imlek. Alasannya, karena dengan memakai pakaian serba merah untuk menangkal sial dan bala pada tahun tersebut.

Agar terlihat lebih kompak, Moms bisa memakai baju seragam dengan motif yang sama  bersama anggota keluarga lainnya. Meskipun tidak bisa saling bertemu satu sama lain, tapi masih bisa kompak dengan menyeragamkan baju yang dipakai.

3. Bagi - bagi angpao

Pembagian angpao mungkin menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh Si Kecil. Biasanya, angpao diberikan oleh orang yang sudah menikah. Mitosnya, jika yang memberikan angpao orang yang belum menikah, ini akan menghambat jodoh orang tersebut.

Memberikan angpao juga ada aturannya, disesuaikan dengan batas usia. Untuk bayi dan balita usia 0- 3 tahun, biasanya angpao hanya sekedar formalitas saja. Nominalnya tidak besar hanya sekitar 5.000-10.000 saja atau sesuai dengan keinginan si pemberi.

Anak-anak usia 4-11 tahun biasanya sudah mulai mengerti gunanya uang namun karena di usia tersebut Si Kecil hanya mengerti uang hanya untuk sekedar membeli jajan saja, bisanya nominalnya hanya berkisar 10.000-50.000.

4. Memasak hidangan khas Imlek

Tidak lengkap rasanya kalau merayakan Imlek tanpa adanya sajian khas Imlek itu sendiri. Mulai dari kue keranjang, jeruk mandarin, manisan, yu sheng, mie panjang, telur yang direbus dengan teh, ikan bandeng dan lain sebagainya menjadi hidangan makanan yang tidak boleh absen di hari perayaan Imlek.

Moms bisa mempersiapkan hidangan tersebut bersama Si Kecil. Ajak serta Si Kecil dan pasangan untuk membantu di dapur.

5. Bermain kembang api

Kembang api tidak hanya ada saat perayaan tahun baru, perayaan Imlek pun juga identik dengan kembang api.

Bukan hanya orang dewasa, Si Kecil pun menyukai kembang api. Mungkin beberapa tidak, karena suaranya yang menggelegar pecah diatas langit.

Namun dengan keindahan warna emas dan merah yang bercampur diatas langit, ini bisa menjadi sarana hiburan serta menambah keseruan bersama keluarga dirumah. Tidak hanya seru, menyalakan kembang api dan petasan saat Imlek dilakukan untuk mengusir segala bala dan nasib buruk pada tahun sebelumnya dan mengharapkan tahun yang baru ini dapat membawa banyak rezeki serta kebahagiaan.

 

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Jasa Perawat Bayi Baru Lahir Oleh Bidan di Rumah | Home Care Baby

Pasca melahirkan, Moms belum bisa beraktivitas sebagaimana biasanya. Untuk urusan Si Kecil, tidak ada salahnya jika Moms coba mencari bantuan tambahan seperti layanan homecare yang khusus merawat bayi baru lahir.

Fakta Ilmiah Dibalik Bau Badan Bayi Yang Enak dan Khas

Setuju gak si Moms kalau bayi baru lahir itu punya bau yang enak dan khas banget? Dan bukan hanya Moms saja yang suka menciumnya, tapi setiap orang yang melihat Si Kecil pasti langsung refleks ingin menciumnya juga. Hal ini membuktikan bahwa semua orang memang menyukai aroma khas bayi, tapi Moms tau gak sih apa penyebabnya? Biar Moms gak penasaran, mari simak penjelasan berikut ini.

The Best Nanny & Governess Agency in Indonesia (Jakarta & Bali) | Babysitter, Au Pair & Child Care (Baby Newborn) Specialist

Nowadays, everything is easy, including finding a trusted childminder. To get the best experience, you can visit www.nannycare.id which provides services ranging from babysitters to toddlers, school-age children, and newborns in one place. Practical isn't it?

Moms, Ini Dia Pentingya Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Si Kecil

Menyikat gigi merupakan kebiasaan baik yang harus Moms ajarkan sejak dini pada Si Kecil. Semakin dini Moms mengenalkannya, maka Si Kecil akan terbiasa dan memiliki kesadaran untuk menjaga giginya tetap bersih sepanjang hidupnya. Tapi, pada usia berapa sebaiknya Si Kecil mulai menyikat gigi?

Jadi Negara Paling Bahagia, Yuk Tiru Pola Mengasuh Anak Ala Skandinavia

Dilansir dari World Happiness Report, pada tahun 2018 Skandinavia menjadi salah satu negara yang paling bahagia. Kira-kira pola asuh seperti apa ya yang diterapkan orang tua di Skandinavia?