Tips

Bagaimana Ciri-Ciri Nanny Yang Baik?

Time to read: 3 menit

Urusan memilih nanny untuk Si Kecil memang susah-susah gampang ya, Moms. Tidak bisa asal memilih sembarang orang, harus orang yang memang sayang dan tau bagaimana cara merawat anak-anak.

Jaman sekarang mencari nanny sangat mudah, yang sulit adalah mencari yang mau menjaga komitmennya dalam bekerja. Namun bukan berarti tidak ada sama sekali ya, Moms. Nah, 5 ciri-ciri dibawah ini bisa menjadi pegangan untuk Moms dalam memilih nanny untuk Si Kecil.

Ciri-ciri nanny yang baik

1. Mudah akrab dengan Si Kecil

Hal yang pertama bisa dilihat adalah bagaimana cara nanny berinteraksi dengan Si Kecil. Anak-anak adalah makhluk yang jujur, ketika ia diperlakukan dengan hangat, sabar dan penuh perhatian pasti Si Kecil juga akan merasa nyaman berada didekatnya.

Baca Juga : Dampak Buruk Yang Ditimbulkan Jika Orang Tua Sering Bertengkar Di Depan Anak

2. Tidak suka membantah ucapan

Nanny yang baik akan mendengarkan nasihat dan melaksanakan apa yang Moms perintahkan dengan baik.

3. Si Kecil tambah cerdas

Anak-anak memiliki imajinasi dan rasa ingin tau yang tinggi. Tidak jarang pertanyaan yang mereka ajukan membuat orang dewasa memutar otak untuk menjawabnya. Nanny yang baik akan berusaha sebisa mungkin untuk menjawab pertanyaan yang diajukan Si Kecil tanpa mengabaikannya. Setidaknya, beberapa kosakata dan kebisaan Si Kecil akan bertambah selama diasuh oleh nanny.

4. Menjaga kebersihan diri sendiri dan Si Kecil

Kebersihan merupakan cerminan diri. Apabila nanny menjaga kebersihan dirinya dengan baik, maka Si Kecil akan terjamin pula kebersihannya. Tidak hanya kebersihan diri, kebersihan kamar anak serta area bermain anak juga senantiasa terjaga kebersihannya.

5. Peduli pada perkembangan Si Kecil

Karena memang nanny merawat Si Kecil dengan sepenuh hati, nanny ikut memberikan dukungan dan membantu mengembangkan kreativitas Si Kecil. Ketika nanny mengalami masalah dalam mengasuh Si Kecil pun ia tidak segan ikut memberikan masukan atau solusi kepada Moms.

Baca Juga : Governess: Pendamping Anak untuk Moms yang Super Sibuk

Tips memilih nanny

1. Minta rekomendasi dari kerabat

Ketika Moms tidak memiliki banyak waktu untuk mencari nanny sendiri, mintalah rekomendasi kepada kerabat dekat. Kerabat dekat biasanya dapat dipercaya dan hanya akan merekomendasikan nanny yang memiliki track record baik dan pasti nya siap bekerja.

2. Mencari dari agensi terpercaya

Jika Moms memiliki banyak waktu luang, silahkan coba untuk mengobservasi sendiri agensi atau yayasan penyalur nanny. Umumnya, agensi yang terpercaya dan profesional memiliki website sendiri sehingga memudahkan konsumen mengakses segala hal yang berhubungan dengan agensi tersebut.

Selain itu, pastikan bahwa agensi tersebut memberikan garansi penggantian nanny bila tidak cocok. Garansi penukaran yang ditawarkan setiap agensi berbeda-beda, ada yang hanya 1 kali, 3 kali bahkan unlimited.

3. Melakukan interview dengan nanny

Layaknya interview kerja pada umumnya, pertanyaan yang diajukan pasti bersinggungan dengan bidang pekerjaannya. Tujuan dilakukannya interview dengan calon nanny yaitu untuk menggali informasi mengenai kapasitas dan kualitas nanny tersebut. Untuk memudahkan pengguna, beberapa agensi memberlakukan interview online, tapi bisa juga interview secara langsung jika Moms menginginkannya.

Jika interview dilakukan secara langsung, Moms bisa mengajak Si Kecil untuk ikut serta. Ini akan lebih memudahkan Moms dalam menilai calon nanny tanpa banyak bertanya. Dengan begini, Moms juga bisa melihat cara nanny berpakaian, apakah ia menjaga kebersihan diri  dan merawat diri dengan dengan baik atau tidak.

Baca Juga : Menitipkan Si Kecil pada Kakek dan Nenek, Apakah Ada Dampaknya?

4. Tanyakan pengalaman nanny

Tanyakan kepada calon nanny seputar pengalamannya mengurus anak, sudah berapa lama ia menekuni bidang ini, dan bagaimana cara ia menangani anak.

Selain bertanya tentang pengalaman, biasanya Moms pasti akan bertanya apakah nanny tersebut menyukai anak-anak atau tidak. Nanny pasti akan menjawab bahwa mereka menyukai anak-anak. Jika menurut Moms jawaban nanny kurang memuaskan, cara lain untuk mengetahui bahwa ia benar menyukai anak adalah melihat dari caranya menjawab pertanyaan. Body language, raut wajah dan pemilihan kata yang digunakan dapat dijadikan acuan untuk menilai apakah calon nanny benar-benar tulus menyukai anak-anak.

5. Perhatikan cara nanny menjawab pertanyaan

Menjawab pertanyaan saat interview bisa jadi agak tricky. Oleh karena itu, perhatikan cara nanny menjawab pertanyaan. Misal, “Anak saya usia 5 bulan. Nanti kalau saya kerja, anak saya akan dikasih makan atau tidak?”. Jika nanny menjawab akan diberi makan, sebaiknya tanyakan lagi akan diberi makan apa, karena anak usia dibawah 6 bulan hanya boleh menerima ASI atau susu formula (jika tidak diberi ASI).

Selanjutnya, Moms bisa mengajaknya untuk melakukan roleplay. Misal, bagaimana kalau Si Kecil menangis saat ditinggal kerja, berlaku kurang sopan, atau bagaimana cara membujuk Si Kecil jika susah makan.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Tes Minat Bakat Bisa Bantu Si Kecil Untuk Mengetahui Potensinya Sejak Dini

Dengan melakukan tes minat bakat, membantu Si Kecil untuk mengidentifikasi kemungkinan bakat yang dimilikinya. Hal ini juga memungkinkan Moms mengetahui tipe kecerdasan, memahami kebutuhan belajar khusus, termasuk mengetahui kelemahan dan kekuatan Si Kecil.

Deretan Keunggulan ASI Yang Tidak Ada Pada Susu Formula

Antara ASI dan susu formula masih sering menjadi perdebatan sampai hari ini. Padahal, manfaat ASI bagi bayi tidak perlu diragukan lagi. Tapi sayangnya, hanya beberapa persen ibu didunia yang mau memberikan ASI eksklusif.

Sekolah Alam, Pembelajaran Diluar Ruangan Bantu Tumbuh Kembang Si Kecil

Meskipun namanya sekolah alam, pengajarannya tetap berbasis kurikulum, sehingga tidak kalah bagusnya dengan sekolah pada umumnya. Secara umum, konsep sekolah alam memanfaatkan alam sebagai sumber utamanya, yakni sebagai ruang kelas, media belajar, bahan ajar, dan sekaligus sebagai objek pembelajaran.

Si Kecil Hanya Aktif Atau Memang Hiperaktif? Ketahui Bedanya!

Semakin tumbuh besar, Si Kecil jadi makin aktif ya Moms? Tingkah lakunya jadi semakin banyak, seperti bergerak dan berlari kesana kemari sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Namun seringkali Moms suka salah menafsirkan perilaku aktif Si Kecil dan lebih suka melabelinya sebagai anak hiperaktif. Supaya Moms tidak salah tafsir lagi, Nanny Care akan kasih tau, gimana sih bedanya anak aktif dan hiperaktif!

Program Bayi Tabung, Pahami Proses Dan Tingkat Keberhasilannya

Umumnya, pasangan suami istri yang sulit memiliki momongan memilih untuk melakukan program bayi tabung atau in vitro fertilization. Program bayi tabung sudah umum dilakukan dan dinilai efektif dalam membantu wanita agar cepat hamil. Lalu, bagaimana prosedurnya jika ingin mengikuti program bayi tabung? Baca terus untuk melihat ulasan lengkapnya!